MASA LALU
karya Cindera Karina Duha
Embun pagi mengalir setetes demi
setetes dari daun yang rimbun membasahi tanah. Kicau burung yang merdu
membangunkan Viona yang sedari tadi terjaga dari tidurnya diranjang empuk dan
berselimutkan kain lembut nan tebal yang didekapnya hangat.Viona mengerdipkan
matanya yang perlahan terbuka. Setelah terbangun ia berdoa,
“syukurku
pada-Mu Tuhan Kau telah mengijinkanku menghirup udara segar pagi ini.”
Ucapnya.Ibu mulai membuka pintu kamar Viona. Dan memintanya untuk segera
bersiap berangkat sekolah.
“Nak, sudah jam segini kamu masih di
dalam kamar. Segera bersiap sana!” kata ibu.
“Baik bu.” Jawab Viona.